HIMBAUN BAPEPAM SOAL PEMBUKAAN REK.INVESTOR
Saham-saham Pilihan untuk 2012
Berikut ini adalah beberapa saham pilihan dari outlook 2012 versi eTrading Securities, Kamis (23/12/2011):
1. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS)
- Pasokan gas yang cukup adalah kunci keberhasilan PGAS di tengah tingginya permintaan gas alam.
- PGAS berencana memakai alat pengiriman gas antar moda seperti CNG dan LNG untuk memperluas distribusi yang ada dan kapasitas transmisi.
- PGAS berencana mempersiapkan bahan baku gas non-konvensional seperti Caol Bed Methane (CBM) alias gas metana dari batubara.
- Sebagai perusahaan plat merah, PGAS punya kebijakan dividen yang menarik.
- Secara fundamental, target kami untuk harga PGAS Rp 4.700 per saham yang merefleksikan 14,8x P/E FY12E.
2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
- Efisiensi dalam mengatur biaya produksi akan memberikan hasil yang baik dan jangka panjang bagi INDF. Naiknya harga bahan baku (terigu untuk mie) bisa dimanfaatkan untuk menjaga margin keuntungan dengan menaikkan harga.
- Kami perkirakan volume produksi divisi agribisnis akan meningkat secara signifikan di masa mendatang, juga mendapatkan keuntungan atas naiknya harga komoditas.
- Katalis penggerak tumbuhnya INDF adalah rendahnya utang sehingga tidak menghambat laju perolehan labanya.
- Secara fundamental, target kami untuk harga INDF di Rp 5.500 per saham yang merefleksikan 12,5x P/E FY12E.
3. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
- JSMR adalah pemain terbesar di Industri tol dalam negeri, mengoperasikan tol sepanjang 531 km ataus etara 72% dari total jalan tol di Indonesia.
- Saat ini, JSMR memegang 9 konsesi tol baru dengan estimasi sepanjang 215 km.
- Disetujuinya undang-undang pembebasan lahan akan memberi imbas positif. Dengan demikian, proyek-proyek JSMR akan berjalan sesuai jadwal.
- Industri tol murni diserap oleh konsumsi domestik, dengan demikian kinerja JSMR tak terpengaruh krisis global.
- Naiknya tarif tol secara konsisten dalam dua tahun sekali akan menghindarkan omzet JSMR dari tekanan inflasi.
- Walau perkiraan harga wajar kami untuk JSMR hanya di Rp 4.050 per saham, kami yakin dalam perkembangannya nanti target harga berpotensi naik. Berdasarkan analisis konsensus, harga wajar JSMR adalah Rp 4.696 per saham yang merefleksikan 17,5x P/E of our FY12E.
4. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
- AKRA didukung oleh infrastruktur logistik dan jaringan kuat yang masih punya potensi berkembang tinggi.
- Pertumbuhan pendapatan yang tinggi didorong oleh tingginya permintaan di bisnis BBM.
- Masuknya ke bisnis tambang dan infrastruktur logistik di Kalimantan akan mendorong pendapatan AKRA di masa mendatang.
- Posisi kas AKRA kuat dan rasio pinjaman negatif.
- Target harga kami untuk saham AKRA di Rp 3.200 per saham yang merefleksikan 18x P/E FY12E.
5. PT Wintermar Offshore Tbk (WINS)
- WINS spesialis dalam industri jasa pelayaran, fokus di industri lepas pantai.
- Permintaan yang tinggi atas kapal semakin tinggi atas tumbuhnya industri migas lepas pantai di Indonesia, ditambah dengan azas cabotaget yang juga menjadi sentimen positif bagi perseroan.
- Fokus perseroan pada peremajaan kapal menghasilkan armada yang muda dan berteknologi terkini, sehingga memberikan WINS kesempatan maju paling depan diantara para kompetitornya
- Kami berinisiasi WINS dengan rekomendasi BUY dengan target harag Rp 480 per saham yang merefleksikan 10,7x P/E FY12E.
6. PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
- Dalam pandangan kami, disahkannya UU pembebasan lahan berpotensi memberikan kontirbusi tambahan kepada permintaan semen.
- Permintaan semen Indonesia sudah tumbuh 17% secara tahunan di sepuluh bulan pertama tahun ini menjadi 39 juta MT dan penjualan semen terus mencetak rekor tertinggi. Total volume penjualan semen di Oktober mencapai 4,7 juta MT. Asosiasi semen Indonesia mengharapkan permintaan tahun 2012 akan tumbuh 8-10% YoY. Target pertumbuhan volume penjualan INTP diprediksi mencapai 10%.
- Utilisasi pabrik INTP sudah mencapai lebih dari 90% dan menaikkan harga jual 1,5% di Juli dan September. Kapasitas pabrik INTP akan ditingkatkan dari 18,6 juta MT menjadi 20,6 juta MT yang akan mulai berjalan pada awal 2013.
- Berdasarkan analisis konsensus, harga wajar INTP di Rp 18.195 per saham yang merefleksikan 16,2x P/E FY12E.
7. PT Bakrieland Development (ELTY)
- ELTY berencana menghindari aksi korporasi yang bisa menurunkan harga sahamnya ELTY, seperti rights issue.
- Fokus pada pengembangan aset dan menjual aset-aset yang tidak produktif untuk meningkatkan modal.
- NAV perseroan berdasarkan laporan keuangan tahun 2010 berada di Rp 341 per saham.
- Berkomitmen untuk membereskan proyek yang sedang berjalan.
8. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
- Daerah industri dan komersial di Karawang seluaa 1.400 hektar memberikan kontribusi Rp 130 miliar atau 55,3% kepada pendapatan perseron. Pada triwulan I-2011, lahan yang masih tersedia untuk dikembangkan tersisa 161 hektar.
- Dari lahan tersebut, jika perseroan berhasil menjual 40 hektar saja, kami perkirakan pendapatannya akan mencapai Rp 145 miliar.
- Secara historis, SSIA sudah berencana untuk mengembangkan jaringan hotel murah, dengan 30 hotel akan dibangun dalam tiga tahun ke depan yang mengakomodasi 4.000 kamar. Rencana ini akan dikembangkan dalam tiga tahap, tahap pertama 5 unit, kedua 10 unit dan terakhir 15 unit hotel.
9. PT PP (Persero) Tbk (PTPP)
- Tingginya pertumbuhan ekonomi RI akan mendorong pengembangan infrastruktur di masa mendatang. Pertumbuhan konstruksi di 2011 diperkirakan 7,5% dan 8,4% di 2012.
- Undang-undang pembebasan lahan akan mempercepat pembangunan gedung-gedung dan infrastruktur lainnya.
- Kinerja keuangan PTPP masih solid. Pada triwulan III-2011, pendapatan naik 30,07% dari periode sebelumnya. Sektor konstruksi merupakan penyumbang terbesar ke pendapatan, yaitu sebanyak 93,43%.
- PTPP menempati peringkat tiga besar perusahaan konstruksi dari sisi pendapatan, ditambah dengan rasio utang yang rendah menjadikannya salah satu pemain besar di sektor konstruksi dalam negeri.
- PTPP mulai masuk berinvestasi di proyek infrastruktur tahun ini, juga berencana melepas unit usaha menjadi anak usaha di bidang properti. Ini akan mengurangi beban operasional dan mendiversifikasi risiko bisnis
- Kami menginisiasi harga saham PTPP rekomendasi BUY dengan target harga Rp 550 per saham yang merefleksikan 7,3x P/E FY12 E.
10. PT Harum Energy Tbk (HRUM)
- Melalui anak usaha dan perusahaan yang terafiliasinya, HRUM memiliki tiga tambang emas seluas total 47.000 hektar. HRUM adalah perusahaan tambang terbesar keenam di Indonesia.
- Volume produksinya meningkat 38% sepanjang 2007-2010, juga menargetkan produksinya berlipat ganda di 2012 dari produksi tahun 2010.
- HRUM memiliki jaringan tambang terintegrasi yang menyokong kegiatan operasionalnya. HRUM punya akses pribadi mulai dari jalan tambang, fasilitas pengangkutan, dan transportasi laut.
- HRUM memiliki arus kas yang kuat dengan rasio utang rendah.
- Kami masih mengkaji harga wajar HRUM. Tapi analisis konsensus menargetkan harga wajar HRUM di Rp 10.061 yang merefelksikan 11,5x P/E FY12E.
11. PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO)
- INCO adalah produsen nikel terbesar di dunia dengan total produksi 76.000 metrik ton di 2010. INCO berencana meningkatkan produksinya di 2015 menjadi 90.000 metrik ton.
- Efisiensi akan menjadi program utama INCO untuk mengurangi ongkos produksi dalam lima tahun ke depan. Dimulai dengan mengganti bahan bakar minyak menjadi turbin air (Proyek Karebbe).
- INCO memiliki ongkos produksi paling hemat di industri yaitu US$ 10.100 per metrik ton.
- Secara fundamental, target harga kami untuk INCO berada di Rp 3.950 yang merefleksikan 10,6x P/E FY12E.
source
5 Tips Investasi Reksa Dana untuk Pemula
Investasi memegang peranan penting dalam kelangsungan hidup kita. Pada masa kini, menabung saja tidak cukup, apalagi dengan bunga tabungan yang masih jauh di bawah inflasi tahunan sehingga nilai uang anda akan semakin tergerus dari tahun ke tahun, seperti dilandir Detik Finance.
Sebagai contoh, jika anda punya Rp 100 juta tersimpan dengan aman di sebuah bank dengan bunga tahunan 5%. Maka, dalam satu tahun anda akan punya Rp 105 juta. Jumlah tersebut memang bertambah, namun sebenarnya secara nilai turun.
Dengan adanya inflasi, yang rata-rata biasanya sekitar 6% per tahun, maka jika satu tahun lalu dengan uang Rp 100 juta anda bisa membeli mobil, tahun ini harga mobil itu menjadi Rp 106 juta. Uang yang anda simpan dalam satu tahun itu malah tidak cukup untuk membeli mobil, bahkan dengan bunga yang diberikan bank.
Untuk menghindari hal itu terjadi, anda butuh investasi. Tempatnya bisa di mana saja, saham, obligasi, properti atau reksa dana. Satu yang terakhir ini adalah cara investasi yang tidak membutuhkan banyak uang, tapi dengan imbal hasil yang cukup tinggi.
Dengan berinvestasi di reksa dana, dalam jangka panjang uang akan menghasilkan nilai yang lebih tinggi dari inflasi. Reksa Dana adalah pilihan bagi calon investor yang tidak memiliki dana besar, kurang memiliki waktu dan akses informasi dan ingin memiliki portofolio yang terdiversifikasi.
Bagaimana berinvestasi reksa dana dengan aman? Berikut tips-tips untuk investor pemula yang diberikan oleh Senior Financial Planner Akbar's Financial Check-Up, Lisa Soemarto seperti yang dikatakannya dalam acara peluncuran bukunya "Meraih masa depan dengan Reksa Dana".
1. Konsultasikan dulu dengan Financial Planner (Perencana Keuangan)
Ada plus minusnya kalau kita langsung ke agen penjual reksa dana, karena tentunya yang dijual adalah terbatas. Memang baiknya konsultasi dengan financial planner karena profesi ini adalah independen. Jadi bisa langsung direkomendasikan produknya, terus kemudian kita akan lebih percaya diri berinvestasi.
2. Tentukan jenis reksa dana berdasarkan tujuan keuangan
Menetapkan kegunaan dana yang di investasikan pada Reksa Dana. Apakah dana tersebut untuk keperluan pembelian aset, untuk dana pendidikan anak, untuk dana pensiun atau untuk suatu keperluan lain dimasa yang akan datang.
3. Tetapkan kebutuhan investasi berdasarkan jangka waktu
Menetapkan jangka waktu kapan dana tersebut akan digunakan. Dengan demikian investor dapat menetapkan jenis Reksa Dana yang akan dibeli sesuai dengan jangka waktunya. Tidak semua Reksa Dana sesuai dengan tujuan-tujuan investasi.
4. Kenali profil risiko
Jenis Reksa Dana yang diambil juga disesuaikan dengan profil risiko investor. Hal ini akan menentukan alokasi besarnya masinh-masing jenis Reksa Dana yang harus dibeli yang disesuaikan antara profil risiko investor dan profil risiko jenis Reksa Dana
5. Pilih Manajer Investasi
Latar belakang Manajer Investasi dapat dibaca dalam prospekstus Reksa Dana. Pilihlah Manajer Investasi yang sudah mempunyai pengalaman dalam mengelola beberapa Reksa Dana.
Berikut pedoman-pedoman yang bisa anda lakukan dalam memilih Manajer Investasi:
1. Pilih yang sudah punya nama besar
2. Periksa Fund Fact Sheet, jika memperlihatkan performance yang bagus yaitu return (hasil investasi sejak diterbitkan) lebih tinggi dari tingkat suku bunga dan tingkat inflasi. Contohnya Reksa Dana A 'return' sejak diterbitkan tahun 2006 adalah 100%. Maka 'return' Reksa Dana per tahun adalah 100% : 5 tahun = 20%. Diatas 20% sudah bagus.
3. Pilih yang sudah punya website karena kita bisa download 4. Fund Fact Sheetnya dan ada auto debit tiap bulan.
5. Periksa apakah Manajer Investasi pernah mempunyai masalah di pasar modal
6. Periksa berapa besar dana yang dikelola oleh Manajer Investasi tersebut.
source
Saham-saham Buruan Warren Buffet Kala Krisis
Buffet telah mengeluarkan dana lebih dari US$20 miliar atau Rp180 triliun
Orang kaya dunia asal Amerika Serikat (AS), Warren Buffet, diketahui telah mengeluarkan dana lebih dari US$20 miliar untuk membeli sejumlah saham di bursa saham AS. Saham-saham apa yang menjadi bidikan Buffet disaat kondisi ekonomi dunia justru tengah mengalami kemerosotan?
Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Buffet mengutarakan rahasia terbesar dari aksi pembelian saham yang telah dilakukannya sepanjang tahun 2011. Ternyata, Buffet telah membeli saham International Business Machines Corp atau IBM sebanyak 64 juta lembar seharga US$10,7 miliar.
Dengan aksi pembelian saham itu, Buffet kini menjadi salah satu pemegang saham terbanyak IBM dengan kepemilikan sebesar 5,5 persen. Aksi beli saham IBM ini dilakukan sejak Maret dengan target membeli saham dengan nilai US$10 miliar.
Buffet menegaskan, aksi pembelian saham IBM ini belum dibicarakan sama sekali dengan perusahaan teknologi informasi itu maupun dengan CEO IBM, Sam Palmisani. Namun Buffet menilai IBM telah melakukan kerja luar biasa dalam menciptakan strategi jangka panjang dan menghargai para pemegang saham.
Buffet juga memberikan perhargaan yang tinggi kepada mantan CEO IBM yang lama, Lou Gerstner, dan berharap dirinya bisa membeli saham IBM ketika Gerstner masih memimpin IBM.
Selama ini Buffet dikenal menjauhi saham-saham teknologi karena dirinya kerap kali tidak mengerti apa yang dilakukan bisnis ini. Namun, Buffet kemudian mengoreksi pandangannya dengan mengatakan dirinya menerima pencerahan mengenai bagaimana perusahaan teknologi bekerja dan mempertahankan kliennya.
"Ini sebuah perusahaan yang membantu departemen IT menjalankan pekerjaan dengan lebih baik. Ini merupakan langkah besar bagi sebuah perusahaan mengenai bagaimana mereka mengganti auditor maupun firma hukum," kata Buffet.
Kendati sudah masuk dalam perusahaan teknologi, Buffet menegaskan dirinya tidak akan pernah membeli saham Microsoft kendati memiliki pertemanan yang erat dengan Bill Gates.
Selain membeli saham IBM, Buffet juga mengungkapkan aksi pembelian saham lain yang dilakukannya adalah menambah kepemilikan saham di Wells Fargo dan Bank of America yang menurutnya memiliki CEO Brian Moynihan yang dianggap mampu memperbaiki bank tersebut.
GMR Singapura Beli 12% Saham IPO Golden Energy

Lebih lanjut ia menuturkan, dana hasil penawaran umum saham perdana tersebut diperkirakan sebesar US$250 juta. Harga saham perdana yang ditawarkan sebesar Rp2.500 per saham. Dana hasil penawaran umum saham perdana akan digunakan untuk belanja modal, pengembangan proyek baru dan ekspansi pertambangan batu bara lewat akuisisi dan investasi. Hasil penawaran umum saham perdana untuk belanja modal tersebut sekitar 65%. "Kita mengincar pertambangan batu bara di Kalimantan dan Sumatra. Cadangan batu bara yang diincar sebesar 20 juta hingga 100 juta ton," kata Krisnan.
Krisnan menuturkan, PT Golden Energy Mines akan memproduksi batu bara sebesar 5-6 juta ton pada 2011. Perseroan menargetkan produksi batu bara mencapai 10 juta ton pada 2012. Dana investasi yang dibutuhkan untuk produksi batu bara sebesar 10 juta ton dari US$150 juta hingga US$200 juta. Krisnan memperkirakan, kontribusi anak usaha PT Golden Mines Energy sebesar 60%-70%. Pencatatan saham perdana PT Golden Energy Mines akan dilakukan pada 17 November 2011. "Kita harapkan 17 November 2011 dapat listing," tegas Krisnan.
GMR Singapura Pte Ltd juga akan mendapatkan 18% saham PT Golden Energy Mines melalui private placement. Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilakukan pada Rabu (9/11). RUPSLB telah disetujui pemegang saham dengan jumlah sebesar 94%."RUPSLB telah menyetujui untuk menjual dan mengalihkan saham milik perseroan dalam PT Golden Energy Mines kepada GMR Singapura, harga penjualan saham Rp2.500 per saham," ujar Krisnan.
Keseluruhan nilai transaksi penjualan saham Golden Energy Mines sebesar 18% sekitar Rp2,65 triliun. Rencana transaksi yang akan dilakukan perseroan tersebut merupakan suatu transaksi material sebagaiman dimaksud dalam Peraturan No.IX.E.2 karena nilai transaksi melebihi dari 50%. Realisasi rencana transaksi itu baru akan efektif dilakukan setelah penawaran umum saham perdana PT Golden Energy Mines dan pelaksanaan pencatatan saham perdana PT Golden Energy Mines di BEI. Setelah transaksi tersebut, DSSA masih memiliki saham PT Golden ENergy Mines sebesar 67%.
Sebelumnya perseroan dan GMR telah menandatangani CSPA dan shareholders agreement dalam kerangka untuk pembentukan aliansi strategis pada 11 Agustus lalu. Saat ini, PT Golden Energy Mines mengelola 14 area pertambangan yang mencakup sekitar 47.500 hektar yang berada di Sumatra dan Kalimantan dengan cadangan sebanyak sekitar 849 juta ton.
source
Duuh! Kemungkinan 50% Inggris Bakal Resesi
Ekonomi Inggris akan tumbuh kurang dari perkiraan sebelumnya tahun ini dan berikutnya dan ada kemungkinan 50 persen akan tergelincir kembali ke dalam resesi.
Hal ini disampaikan National Institute for Economic and Social Research (Niesr) seperti dikutip Bloomberg. "Perekonomian menghadapi risiko penurunan yang signifikan," kata Niesr dalam laporan yang diterbitkan di London Kamis (3/11) yang mengakibatkan pemangkasan proyeksi untuk tahun 2012 lebih dari setengah.
Dia melihat pertumbuhan 0,9 persen tahun ini dan 0,8 persen tahun depan, turun dari 1,3 persen dan 2 persen pada Agustus. "Data kemiskinan baru-baru ini mendorong penurunan permintaan domestik dibanding perkembangan di kawasan euro, namun ke depan hal ini akan juga mengurangi pertumbuhan ekonomi," katanya. "Perkiraan awal mengasumsikan sebuah resolusi sukses dari krisis kawasan euro, ada risiko penurunan karena itu cukup berarti."
Para pemimpin Eropa berjuang untuk mencegah krisis utang setelah Perdana Menteri Yunani George Papandreou mengatakan akan mengadakan referendum pada paket bailout Uni Eropa yang disepakati pekan lalu, meningkatkan kekhawatiran untuk kemungkinan terjadi default.
Menteri Keuangan Inggris George Osborne mengatakan kekacauan 1 November dipicu oleh keputusan yang akan membuat pemulihan Inggris lebih sulit.
Niesr, yang kliennya termasuk Departemen Keuangan Inggris dan Bank of England, mengatakan perekonomian tidak akan kembali ke puncak pra-resesi hingga akhir 2013, sehingga ini pemulihan paling lambat sejak akhir Perang Dunia I.
Hal ini juga melihat inflasi berkurang dari rata-rata 4,4 persen tahun ini menjadi 2,3 persen pada 2012. Niesr memangkas perkiraan pertumbuhan global sekitar setengah persentase poin menjadi 4 persen tahun ini dan 2012.
Akibat prospek memburuk, Bank of England merestart pembelian obligasi darurat bulan lalu, sebuah pergerakan Niesr masih mengatakan "benar". "Ini mungkin tidak cukup dan Osborne harus memperlonggar pengetatan fiskal," katanya.
source

